Skip to content
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Bursa Terkini

Kabar Bursa Saham Terkini

  • Home
  • Berita Emiten
  • Toggle search form

MRAT Mulai Bangkit? Laba Melejit, Investor Mulai Melirik Lagi Saham Mustika Ratu

Posted on May 25, 2026 By V. Theresia No Comments on MRAT Mulai Bangkit? Laba Melejit, Investor Mulai Melirik Lagi Saham Mustika Ratu
  • Laba kuartal I 2026 MRAT melonjak lebih dari 300%, memicu kembali perhatian investor terhadap saham Mustika Ratu.
  • Meski saham sempat turun 3,26% pada perdagangan terakhir, pasar mulai melihat potensi pemulihan bisnis dan valuasi yang masih murah.
  • Investor kini menunggu kelanjutan pertumbuhan laba, inovasi produk baru, dan ekspansi pasar domestik maupun ekspor sebagai katalis berikutnya.

Saham PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) kembali jadi perhatian pasar setelah perusahaan kosmetik dan herbal legendaris Indonesia ini mencatat lonjakan laba pada kuartal I 2026. Meski pergerakan sahamnya masih tergolong volatil dan likuiditasnya belum setinggi emiten consumer besar lainnya, banyak investor mulai melihat ada tanda-tanda pemulihan bisnis yang cukup menarik dari emiten ini.

Pada perdagangan Senin, 25 Mei 2026, saham MRAT memang ditutup turun sekitar 3,26% ke level Rp416 per saham. Tapi di balik pelemahan harian tersebut, sentimen pasar sebenarnya cukup positif. Investor mulai mencermati laporan keuangan terbaru perusahaan yang menunjukkan laba bersih MRAT naik lebih dari 300% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan laba ini cukup menarik karena terjadi di tengah persaingan industri kecantikan dan personal care yang makin ketat. Mustika Ratu tampaknya mulai menemukan ritme baru lewat penguatan pasar domestik, optimalisasi distribusi, dan dorongan penjualan produk herbal serta perawatan tubuh yang selama ini menjadi identitas utama mereka.

Kalau dilihat lebih dalam, perbaikan kinerja MRAT bukan cuma soal angka laba semata. Ada perubahan strategi yang mulai terlihat lebih agresif. Perusahaan mulai aktif memperkuat pemasaran digital, melakukan kolaborasi brand, dan mencoba mendekat ke konsumen muda tanpa meninggalkan identitas tradisional yang sudah melekat selama puluhan tahun.

Banyak pelaku pasar juga mulai membandingkan valuasi MRAT dengan emiten consumer lain. Secara price to book value, saham ini memang masih tergolong murah. Hal itu membuat sebagian investor spekulatif melihat ada peluang turnaround story jika perusahaan bisa menjaga tren pertumbuhan laba sampai semester kedua nanti.

Namun tentu saja risikonya masih ada. Likuiditas saham MRAT relatif tipis sehingga pergerakannya bisa sangat fluktuatif dalam waktu singkat. Selain itu, pasar juga masih menunggu apakah perbaikan laba ini benar-benar sustainable atau hanya efek pemulihan sementara setelah periode sebelumnya cukup tertekan.

Yang menarik, beberapa analis teknikal sebelumnya sempat menyebut MRAT punya peluang bergerak menuju area Rp700 jika momentum pemulihan bisnis terus berlanjut dan volume transaksi meningkat. Walaupun belum ada revisi target harga resmi dari broker besar, sentimen terhadap saham ini mulai terlihat lebih positif dibanding beberapa tahun terakhir.

Di tengah kondisi IHSG yang juga sedang membaik, saham-saham consumer berbasis domestik mulai kembali mendapat perhatian. Stabilnya rupiah dan harapan konsumsi masyarakat yang meningkat menjadi faktor tambahan yang mendukung sentimen pasar terhadap sektor ini.

Ke depan, investor akan menunggu beberapa hal penting dari MRAT. Mulai dari laporan semester I 2026, perkembangan ekspor produk herbal dan kosmetik halal, sampai inovasi produk baru yang bisa membantu perusahaan memperluas pasar generasi muda. Jika manajemen berhasil menjaga momentum ini, bukan tidak mungkin MRAT bisa kembali menjadi salah satu saham consumer yang menarik untuk dipantau.

Sumber:

Laporan dan profil perusahaan Mustika Ratu
Data perdagangan saham dari TradingView Indonesia
Data fundamental dari Cari Saham
Laporan kinerja kuartal I 2026 dari EmitenNews
Referensi teknikal dari Investor Trust

IDX:MRAT, Pasar Saham

Post navigation

Previous Post: Carsurin (CRSN) Mulai Tancap Gas ke Industri Hijau, Bukan Lagi Sekadar Bisnis Inspeksi Biasa
Next Post: MBAP Menguat Usai Soroti Diversifikasi Bisnis dan Capex Baru, Investor Pantau Arah Energi Terbarukan

Related Posts

Jelang Cum Dividen, Saham BBRI Berpotensi Menguat di Pembukaan Perdagangan Jumat IDX:BBRI
Saham VIVA Menguat di Awal Perdagangan, Investor Pantau Sentimen Sektor Media dan Arah IHSG IDX:VIVA
MDKA Jadi Sorotan Investor, Produksi Emas Baru Mulai dan Kerja Sama Antam Bikin Pasar Penasaran IDX:MDKA
Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk Diperdagangkan Premarket Dengan Tekanan Jelang Rilis Data Operasional Fase 8 Batu Hijau IDX:AMMN
KOPI Langsung Terbang Setelah Keluar dari FCA, Cuma Euforia atau Awal Kebangkitan? IDX:KOPI
DSSA Bergerak Fluktuatif Pasca Stock Split, Likuiditas Meningkat di Tengah Sentimen Pasar IDX:DSSA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Bursa Terkini.

Add as a preferred source on Google
Add as preferred source on Google

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by