Skip to content
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Bursa Terkini

Kabar Bursa Saham Terkini

  • Home
  • Berita Emiten
  • Toggle search form

Laba Petrosea Melonjak 197% di Tahun 2025, Strategi Ekspansi Energi Mulai Terlihat Hasilnya

Posted on March 8, 2026 By V. Theresia No Comments on Laba Petrosea Melonjak 197% di Tahun 2025, Strategi Ekspansi Energi Mulai Terlihat Hasilnya
  • Laba bersih PT Petrosea Tbk melonjak 197,01% sepanjang 2025, didorong peningkatan pendapatan dari jasa pertambangan dan proyek rekayasa konstruksi.
  • Pendapatan perusahaan naik sekitar 28% menjadi US$886 juta, dengan segmen pertambangan dan engineering & construction menjadi kontributor utama kinerja keuangan.
  • Investor di Bursa Efek Indonesia kini mencermati potensi kontrak baru dan ekspansi proyek energi, yang dapat menjadi katalis berikutnya bagi saham PTRO.

Tahun 2025 menjadi salah satu periode paling impresif bagi PT Petrosea Tbk. Perusahaan jasa pertambangan dan rekayasa ini berhasil mencatat lonjakan laba bersih yang sangat signifikan, mencapai 197,01% secara tahunan. Kinerja tersebut membuat saham berkode PTRO kembali menjadi perhatian investor di Bursa Efek Indonesia, terutama di tengah dinamika sektor energi dan pertambangan global.

Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan perusahaan, Petrosea membukukan laba bersih sekitar US$28,8 juta sepanjang 2025, melonjak tajam dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang berada di kisaran US$9,7 juta. Lonjakan laba ini berjalan seiring dengan peningkatan pendapatan perusahaan yang mencapai sekitar US$886,45 juta, naik sekitar 28% dibandingkan 2024.

Jika ditelusuri lebih jauh, peningkatan kinerja tersebut sebagian besar masih ditopang oleh bisnis inti perusahaan di sektor jasa pertambangan. Segmen ini tetap menjadi mesin utama pendapatan perusahaan dengan kontribusi sekitar US$389 juta. Petrosea dikenal sebagai salah satu kontraktor pertambangan yang cukup aktif menangani berbagai proyek operasional tambang di Indonesia, mulai dari pengupasan lapisan tanah hingga manajemen tambang.

Di sisi lain, segmen rekayasa dan konstruksi juga memberikan kontribusi besar terhadap kinerja perusahaan. Pendapatan dari lini bisnis ini mencapai sekitar US$379 juta, mencerminkan masih kuatnya permintaan terhadap jasa konstruksi infrastruktur pertambangan dan energi.

Menariknya, Petrosea juga mulai memperluas sumber pendapatan dari sektor energi yang lebih luas. Salah satunya melalui proyek engineering, procurement, construction and installation (EPCI) untuk fasilitas minyak dan gas lepas pantai. Langkah ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya ingin bergantung pada jasa pertambangan semata, tetapi juga berusaha membangun portofolio bisnis yang lebih terdiversifikasi.

Strategi ekspansi tersebut juga diperkuat dengan sejumlah langkah korporasi, termasuk akuisisi perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi dan layanan pelabuhan. Integrasi bisnis ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan Petrosea dalam mengerjakan proyek-proyek energi dan infrastruktur yang lebih besar di masa depan.

Meski demikian, ekspansi tersebut tentu membawa konsekuensi terhadap kenaikan biaya operasional. Beban usaha Petrosea tercatat meningkat menjadi sekitar US$774 juta pada 2025, dibandingkan sekitar US$600 juta pada tahun sebelumnya. Namun peningkatan biaya ini masih berada dalam jalur yang sehat karena diimbangi dengan pertumbuhan pendapatan yang lebih tinggi, sehingga laba kotor perusahaan tetap meningkat menjadi sekitar US$112 juta.

Dari sisi posisi keuangan, ekspansi bisnis Petrosea juga tercermin dari peningkatan total aset perusahaan yang mencapai sekitar US$1,58 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, ekuitas perusahaan juga meningkat menjadi lebih dari US$307 juta, mencerminkan struktur permodalan yang semakin kuat meskipun perusahaan tetap memanfaatkan pembiayaan eksternal untuk mendukung pertumbuhan bisnisnya.

Performa Petrosea ini juga terjadi di tengah kondisi pasar saham Indonesia yang cukup fluktuatif. Sentimen global, pergerakan harga komoditas energi, serta dinamika ekonomi dunia masih menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan saham sektor pertambangan. Namun lonjakan laba Petrosea menunjukkan bahwa perusahaan mampu memanfaatkan momentum permintaan jasa pertambangan yang masih relatif kuat.

Ke depan, investor kemungkinan akan terus memantau beberapa perkembangan penting dari Petrosea. Salah satunya adalah potensi kontrak baru di sektor pertambangan yang dapat memperkuat backlog proyek perusahaan. Selain itu, perkembangan proyek EPCI offshore serta realisasi sinergi dari akuisisi bisnis yang telah dilakukan juga akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah pertumbuhan perusahaan.

Jika strategi ekspansi ini berjalan sesuai rencana, Petrosea berpotensi memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain penting dalam ekosistem jasa energi dan pertambangan di Indonesia. Bagi pelaku pasar, kinerja tahun 2025 bisa menjadi titik awal dari fase pertumbuhan baru bagi perusahaan yang sudah lama berkecimpung di sektor energi ini.

Sumber:
Keterbukaan informasi dan laporan keuangan PT Petrosea Tbk di Bursa Efek Indonesia, laporan media bisnis Investor.id, serta pemberitaan pasar modal dari Liputan6.com.

Berita Emiten, IDX:PTRO

Post navigation

Previous Post: Bos SCMA Borong 241,8 Juta Saham SCMA di Harga Rp276, Sinyal Kepercayaan Internal di Tengah Dinamika Industri Media
Next Post: Saham CNMA Bergerak Tipis di Tengah Sentimen Buyback dan Ekspansi Bioskop Cinema XXI

Related Posts

MPPA Cari Nafas Baru Lewat Rights Issue di Tengah Ketatnya Industri Ritel Berita Emiten
Laba Makin Sehat, Bisnis Obat Resep Kalbe Farma Jadi Mesin Pertumbuhan Berita Emiten
Kinerja Operasional Masih Lesu, UNTR Pilih Strategi Defensif di Tengah Tekanan Sektor Tambang Berita Emiten
HEAL Tertekan BPJS, Saatnya Beralih ke Pasien Premium? Berita Emiten
Perintis Triniti (TRIN) Siapkan Akuisisi Strategis, Bidik Penguatan Recurring Income di Tengah Dinamika Pasar Berita Emiten
BWPT Terbitkan Obligasi Baru, Bagaimana Dampaknya ke Prospek Saham? Berita Emiten

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Bursa Terkini.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by