Skip to content
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Bursa Terkini

Kabar Bursa Saham Terkini

  • Home
  • Berita Emiten
  • Toggle search form

BRPT Bergerak Fluktuatif Usai Sentimen Energi Terbarukan, Analis Beri Pandangan Beragam

Posted on April 10, 2026 By V. Theresia No Comments on BRPT Bergerak Fluktuatif Usai Sentimen Energi Terbarukan, Analis Beri Pandangan Beragam
  • Saham BRPT stagnan di Rp2.610 (0,00%) pada 10 April 2026, bergerak sideways sambil menunggu katalis baru.
  • Prospek energi terbarukan masih jadi daya tarik, tapi analis terbelah antara optimis dan hati-hati soal valuasi.
  • Pasar kini menanti katalis berikutnya seperti kinerja keuangan, perkembangan proyek, dan aksi korporasi.

Kalau kamu lagi ngikutin saham-saham energi di Bursa Efek Indonesia, nama BRPT alias PT Barito Pacific Tbk pasti nggak asing lagi. Nah, di sesi perdagangan Jumat, 10 April 2026 kemarin, pergerakan saham BRPT ini bisa dibilang cukup “adem”—nggak terlalu naik, tapi juga nggak jatuh.

Sepanjang hari, harga sahamnya sempat bergerak di kisaran Rp2.600 sampai Rp2.730, tapi akhirnya ditutup di sekitar Rp2.610. Artinya? Praktis stagnan, alias 0,00%. Buat trader harian, ini mungkin terasa membosankan. Tapi buat investor jangka menengah, justru fase kayak gini sering jadi momen “nunggu arah”.

Kalau dilihat lebih dalam, kondisi ini sebenarnya cukup wajar. Secara teknikal, BRPT masih punya tren bullish dalam jangka menengah. Tapi volumenya lagi turun, yang artinya minat beli juga mulai melandai. Jadi ya, sahamnya cenderung sideways dulu sambil nunggu sentimen baru.

Dari sisi fundamental, cerita BRPT masih menarik. Grup ini lagi serius mengembangkan bisnis energi terbarukan, terutama lewat panas bumi. Ini yang bikin banyak investor masih optimis, karena tren energi hijau ke depan jelas punya potensi besar. Apalagi, sebelumnya perusahaan juga sempat mencatat pertumbuhan pendapatan yang cukup signifikan.

Tapi ya namanya pasar, nggak semua analis punya pandangan yang sama. Ada yang optimis, ada juga yang lebih hati-hati. Misalnya, Korea Investment & Sekuritas Indonesia masih kasih rating “buy” dengan target harga Rp2.300. Mereka melihat potensi pertumbuhan BRPT masih solid ke depan.

Di sisi lain, J.P. Morgan justru lebih konservatif. Mereka kasih rating “underweight” dengan target harga cuma Rp870. Alasannya? Valuasi dianggap sudah cukup mahal, ditambah ada risiko dari sisi profitabilitas ke depan. Jadi wajar kalau investor sekarang agak tarik ulur—antara percaya growth story atau khawatir valuasi.

Kalau ditarik ke gambaran lebih luas, pergerakan BRPT ini juga sejalan dengan kondisi pasar saham Indonesia yang lagi mixed. Banyak saham energi dan petrokimia yang sebelumnya naik, sekarang mulai konsolidasi. Istilahnya, investor lagi ambil napas dulu setelah reli.

Yang menarik, BRPT ini sebenarnya lagi ada di fase penting. Di satu sisi, mereka punya cerita besar soal transisi ke energi hijau. Tapi di sisi lain, realisasi dari cerita itu masih butuh waktu. Jadi wajar kalau pergerakan sahamnya sekarang cenderung “nunggu bukti”.

Ke depan, ada beberapa hal yang bakal jadi perhatian pasar. Mulai dari perkembangan proyek energi terbarukan, kinerja anak usaha seperti Chandra Asri dan Barito Renewables, sampai laporan keuangan berikutnya. Kalau hasilnya sesuai ekspektasi, bukan nggak mungkin saham ini bakal mulai bergerak lagi.

Jadi, buat kamu yang lagi mantau BRPT, mungkin ini bukan fase yang paling seru. Tapi justru di kondisi kayak gini biasanya arah besar berikutnya mulai terbentuk. Tinggal nunggu katalisnya aja.

Sumber:
Data perdagangan BEI, TradingView, riset Korea Investment & Sekuritas Indonesia, laporan analis J.P. Morgan, publikasi Kontan, dan keterbukaan informasi perusahaan.

IDX:BRPT, Pasar Saham

Post navigation

Previous Post: Saham WBSA Melonjak 34,52% di Hari Debut, Euforia IPO Angkat Emiten Logistik Baru
Next Post: GOTO Bergerak Fluktuatif Usai Panduan EBITDA 2026, Analis Tetap “Buy”

Related Posts

BEST Menguat Tipis di Tengah Perdagangan, Pasar Respons Positif Pemulihan Kinerja Kuartal I 2026 IDX:BEST
ESSA Menguat Tipis di Tengah Sentimen Amonia dan Proyek Energi Baru IDX:ESSA
MPMX Mulai Bangkit Lagi, Investor Mulai Lirik Saham Dividen Sektor Otomotif Ini IDX:MPMX
INKP Bergerak Fluktuatif Usai Prospek Laba Direvisi Naik, Analis Tetap Rekomendasikan Buy IDX:INKP
Saham BYAN Bergerak Fluktuatif Usai Laba Kuartal I-2026 Turun, Pasar Cermati Outlook Batu Bara IDX:BYAN
MRAT Mulai Bangkit? Laba Melejit, Investor Mulai Melirik Lagi Saham Mustika Ratu IDX:MRAT

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Bursa Terkini.

Add as a preferred source on Google
Add as preferred source on Google

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by