- AUTO memperluas jaringan aftermarket dengan membuka gerai Shop & Drive baru di Haurgeulis, Indramayu, untuk menangkap potensi tingginya mobilitas kendaraan di jalur Pantura.
- Bisnis aftermarket semakin penting bagi Astra Otoparts, dengan kontribusi segmen trading dan ritel yang kini mendekati 50% dari total pendapatan perusahaan.
- Analis masih optimistis terhadap saham AUTO, didukung ekspansi jaringan, pertumbuhan laba yang solid, dan prospek bisnis purnajual yang dinilai lebih tahan terhadap siklus industri otomotif.
Kalau bicara bisnis otomotif di Indonesia, banyak orang mungkin langsung teringat pada penjualan mobil baru. Padahal, ada satu segmen yang justru terus menunjukkan potensi besar dan cenderung lebih stabil, yaitu bisnis aftermarket atau layanan purnajual kendaraan. Inilah yang tampaknya sedang dimaksimalkan oleh PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) melalui ekspansi jaringan Shop & Drive yang kembali berlanjut dengan pembukaan gerai baru di Haurgeulis, Indramayu.
Langkah ini mungkin terlihat sederhana di permukaan, hanya membuka satu gerai baru. Namun jika dilihat lebih dalam, keputusan memilih Indramayu sebagai lokasi ekspansi menunjukkan bagaimana Astra Otoparts membaca perubahan kebutuhan pasar. Wilayah Indramayu berada di jalur Pantura yang dikenal sebagai salah satu urat nadi transportasi dan logistik di Pulau Jawa. Ribuan kendaraan melintas setiap hari, mulai dari kendaraan pribadi hingga armada niaga. Tingginya mobilitas tersebut tentu menciptakan kebutuhan rutin terhadap perawatan kendaraan, penggantian aki, oli, hingga berbagai komponen pendukung lainnya.
Melalui gerai Shop & Drive baru ini, Astra Otoparts berupaya mendekatkan layanan kepada konsumen sekaligus memperluas pangsa pasarnya di wilayah yang memiliki aktivitas kendaraan cukup tinggi. Strategi ini juga sejalan dengan tren bisnis perusahaan dalam beberapa tahun terakhir yang semakin mengandalkan segmen aftermarket sebagai sumber pertumbuhan.
Menariknya, kontribusi bisnis trading dan aftermarket terhadap pendapatan Astra Otoparts terus meningkat. Jika satu dekade lalu kontribusinya masih sekitar 40 persen, kini porsinya hampir menyentuh separuh dari total pendapatan perusahaan. Artinya, bisnis ritel otomotif dan layanan purnajual kini menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama bagi emiten berkode saham AUTO tersebut.
Ekspansi jaringan juga datang di saat kondisi fundamental perusahaan masih cukup solid. Pada kuartal pertama 2026, Astra Otoparts berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kinerja tersebut menunjukkan bahwa meskipun industri otomotif menghadapi berbagai tantangan, permintaan terhadap produk suku cadang dan layanan perawatan kendaraan masih tetap terjaga.
Pandangan positif ini juga tercermin dari sejumlah analis pasar modal. Beberapa lembaga riset masih mempertahankan rekomendasi beli terhadap saham AUTO dengan target harga yang berada di atas level perdagangan saat ini. Optimisme tersebut didasarkan pada prospek pertumbuhan bisnis aftermarket, jaringan distribusi yang luas, serta kemampuan perusahaan menjaga profitabilitas di tengah persaingan industri.
Di sisi lain, investor tetap perlu memperhatikan sejumlah risiko. Perlambatan penjualan kendaraan baru, pelemahan daya beli masyarakat, hingga kondisi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil dapat memengaruhi laju pertumbuhan industri otomotif secara keseluruhan. Namun keunggulan bisnis aftermarket adalah sifatnya yang relatif lebih defensif. Ketika masyarakat menunda membeli kendaraan baru, mereka biasanya tetap melakukan perawatan kendaraan yang sudah dimiliki. Kondisi inilah yang membuat segmen aftermarket sering dianggap lebih tahan terhadap siklus ekonomi dibandingkan penjualan kendaraan baru.
Bagi Astra Otoparts, pembukaan Shop & Drive Haurgeulis bukan hanya soal menambah jumlah gerai. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kehadiran di daerah-daerah dengan potensi pertumbuhan tinggi. Semakin dekat perusahaan dengan konsumen, semakin besar pula peluang meningkatkan penjualan produk dan layanan yang ditawarkan.
Ke depan, pasar akan menantikan apakah strategi ekspansi jaringan ini mampu terus mendorong pertumbuhan pendapatan dan laba perseroan. Jika tren positif bisnis aftermarket tetap berlanjut dan perusahaan mampu menjaga efisiensi operasional, bukan tidak mungkin Astra Otoparts akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain terbesar di industri komponen dan layanan otomotif Indonesia.
Sumber:
Keterbukaan informasi dan siaran pers PT Astra Otoparts Tbk, Kontan Insight, Bareksa, Investing.com, serta laporan dan publikasi perusahaan terkait ekspansi Shop & Drive Haurgeulis Indramayu.