Skip to content
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Bursa Terkini

Kabar Bursa Saham Terkini

  • Home
  • Berita Emiten
  • Toggle search form

Potongan Komisi Ojol Dipangkas, GOTO Berhitung Ulang Strategi Pertumbuhan

Posted on May 20, 2026 By V. Theresia No Comments on Potongan Komisi Ojol Dipangkas, GOTO Berhitung Ulang Strategi Pertumbuhan
  • Pemerintah resmi memangkas komisi ojol jadi maksimal 8%, membuat GOTO harus menghitung ulang strategi bisnis ride-hailing.
  • Pasar khawatir margin keuntungan GOTO tertekan, tetapi analis masih optimistis karena kekuatan ekosistem digital dan bisnis fintech perusahaan.
  • Investor kini menunggu dampak aturan baru terhadap profitabilitas, tarif layanan, dan langkah efisiensi GOTO ke depan.

Potongan komisi ojek online akhirnya resmi dipangkas jadi maksimal 8%, dan keputusan ini langsung bikin pasar ramai membahas dampaknya ke PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO. Wajar saja, sebab bisnis ride-hailing selama ini jadi salah satu mesin utama pendapatan perusahaan. Ketika pemerintah mengubah aturan pembagian komisi menjadi 92% untuk driver dan hanya 8% untuk aplikator, otomatis model bisnis platform seperti Gojek harus dihitung ulang.

Di pasar saham, sentimen ini langsung terasa. Investor mulai mempertanyakan apakah profitabilitas GOTO yang mulai membaik sepanjang 2026 bisa tetap terjaga. Apalagi sebelumnya perusahaan baru saja menikmati momentum positif setelah berhasil mencatat laba bersih perdana dan memperlihatkan efisiensi yang mulai stabil. Tapi begitu isu pemangkasan komisi muncul, saham GOTO sempat terkena tekanan karena pasar khawatir margin bisnis transportasi online bakal menyusut lagi.

Meski begitu, manajemen GOTO mencoba menenangkan pasar. Mereka memastikan perusahaan tetap akan mengikuti regulasi pemerintah sambil menyesuaikan strategi bisnis ke depan. Fokusnya sekarang bukan hanya mengandalkan layanan ride-hailing, tetapi memperkuat ekosistem digital lain seperti fintech, pembayaran digital, logistik, dan layanan merchant. Ini penting karena bisnis teknologi saat ini memang tidak bisa hanya bergantung pada satu sumber pendapatan saja.

Menariknya, beberapa analis masih cukup optimistis terhadap prospek saham GOTO. Ada yang masih mempertahankan rating buy dengan target harga di atas level pasar saat ini. Alasannya, GOTO dianggap punya kekuatan besar dari sisi ekosistem pengguna yang luas, mulai dari transportasi, makanan, pembayaran digital, hingga layanan UMKM. Jadi walaupun komisi ojol dipangkas, perusahaan masih punya banyak ruang monetisasi lain.

Di sisi lain, kebijakan ini sebenarnya juga bisa membawa dampak positif dalam jangka panjang. Dengan penghasilan driver yang lebih besar, loyalitas mitra berpotensi meningkat dan konflik soal potongan komisi bisa mereda. Pemerintah juga terlihat ingin menjaga keseimbangan antara keberlangsungan platform digital dan kesejahteraan pengemudi yang selama ini sering menjadi isu sensitif.

Pasar sekarang tinggal menunggu bagaimana implementasi aturan ini berjalan di lapangan. Investor juga akan memantau apakah GOTO nantinya menaikkan tarif layanan, melakukan efisiensi baru, atau mempercepat ekspansi bisnis lain untuk menutup potensi penurunan pendapatan dari sektor transportasi online.

Yang jelas, perubahan aturan komisi ojol ini menjadi ujian penting bagi GOTO. Setelah bertahun-tahun fokus mengejar pertumbuhan dan akhirnya mulai masuk fase profitabilitas, kini perusahaan harus membuktikan bahwa model bisnisnya tetap kuat meski regulasi berubah cukup drastis.

Sumber:

IDX Channel
Kontan
Media Indonesia
OCBC Sekuritas Indonesia
TradingView
Warta Ekonomi

Berita Emiten, IDX:GOTO

Post navigation

Previous Post: Saham BAUT Bergerak Fluktuatif di Tengah Perdagangan Berjalan, Investor Cermati Sinyal Fundamental dan Aksi Internal
Next Post: Permintaan Australia Naik, Multi Bintang (MLBI) Genjot Ekspor Bintang Radler

Related Posts

Laba Medco Energi (MEDC) Tergerus 72,48% pada 2025, Tekanan Harga Energi dan Beban Non-Kas Jadi Biang Keladi Berita Emiten
GOTO Bergerak Fluktuatif Usai Panduan EBITDA 2026, Analis Tetap “Buy” IDX:GOTO
BBNI Siap Lunasi Global Bond US$500 Juta, Investor Soroti Strategi Pendanaan Bank Pelat Merah Berita Emiten
Terbang Rendah GIAA Dihantam Kerugian Besar Sepanjang 2025 Berita Emiten
Laba Central Omega Resources (DKFT) Tumbuk 74% di Kuartal I-2026, Efisiensi Jadi Kunci di Tengah Tekanan Produksi Berita Emiten
TBIG Cetak Pertumbuhan Laba 2025, Stabil di Tengah Konsolidasi Industri Telekomunikasi Berita Emiten

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Bursa Terkini.

Add as a preferred source on Google
Add as preferred source on Google

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by