Skip to content
  • Hubungi Kami
  • Tentang Kami

Bursa Terkini

Kabar Bursa Saham Terkini

  • Home
  • Berita Emiten
  • Toggle search form

Dividen Jumbo TGKA Capai Yield 6,4%, Investor Mulai Bidik Potensi Re-rating Saham Konsumer

Posted on May 19, 2026 By V. Theresia No Comments on Dividen Jumbo TGKA Capai Yield 6,4%, Investor Mulai Bidik Potensi Re-rating Saham Konsumer
  • TGKA membagikan dividen tunai total Rp315 per saham dengan dividend yield mencapai sekitar 6,4%, menjadikannya salah satu saham consumer dengan yield menarik di BEI.
  • Pembagian dividen mencapai lebih dari 70% laba bersih 2025, menunjukkan arus kas perusahaan yang stabil dan komitmen kuat kepada pemegang saham.
  • Di tengah IHSG yang masih volatil, saham TGKA mulai dilirik investor sebagai pilihan defensif dengan kombinasi valuasi murah dan potensi pendapatan dividen tinggi.

Di tengah pasar saham yang lagi naik turun karena sentimen global dan pergerakan rupiah, ada satu emiten yang diam-diam kembali menarik perhatian investor pemburu dividen, yaitu PT Tigaraksa Satria Tbk atau TGKA. Emiten distribusi barang konsumsi ini resmi membagikan dividen tunai total Rp315 per saham untuk tahun buku 2025. Yang bikin menarik, dividend yield-nya mencapai sekitar 6,4%, angka yang cukup besar untuk ukuran saham consumer di Bursa Efek Indonesia.

Keputusan pembagian dividen ini disahkan dalam RUPS Tahunan perusahaan beberapa waktu lalu. Dari total laba bersih sekitar Rp408,8 miliar sepanjang 2025, TGKA memutuskan membagikan lebih dari 70% laba kepada pemegang saham. Nilai total dividennya mencapai sekitar Rp289 miliar. Dividen tersebut terdiri dari dividen interim Rp30 per saham yang sudah dibayarkan sebelumnya dan dividen final Rp285 per saham yang akan cair pada Juni 2026.

Buat investor income hunter, angka yield 6%-an jelas menarik. Apalagi di kondisi pasar sekarang yang masih penuh ketidakpastian. Banyak investor mulai mencari saham dengan cash flow stabil dan pembagian dividen konsisten dibanding mengejar saham gorengan yang volatilitasnya tinggi. Nah, TGKA masuk ke kategori itu.

Kalau dilihat dari bisnisnya, TGKA memang bukan saham yang sering jadi headline. Perusahaan ini bergerak di distribusi produk konsumer, perlengkapan rumah tangga, hingga LPG. Model bisnis seperti ini justru sering dianggap defensif karena permintaan barang kebutuhan sehari-hari relatif stabil, bahkan saat kondisi ekonomi melambat.

Menariknya lagi, valuasi saham TGKA juga masih dianggap cukup murah oleh sebagian pelaku pasar. Dengan PER yang masih sekitar 10 kali dan dividend yield tinggi, saham ini mulai dilihat sebagai kandidat “re-rating” kalau kinerja perusahaan tetap solid. Ditambah lagi, selama beberapa tahun terakhir TGKA dikenal cukup royal membagikan dividen.

Di tengah kondisi IHSG yang masih fluktuatif, saham-saham defensif seperti TGKA memang mulai dilirik lagi. Investor tampaknya mulai mengubah strategi dari sekadar mencari capital gain cepat menjadi kombinasi antara potensi kenaikan harga dan pendapatan pasif dari dividen.

Meski begitu, pasar tetap akan menunggu beberapa katalis penting berikutnya. Investor bakal memperhatikan bagaimana performa penjualan TGKA di semester I-2026, apakah margin laba bisa tetap terjaga di tengah biaya logistik yang masih tinggi, dan apakah perusahaan mampu mempertahankan payout ratio besar di masa depan.

Kalau TGKA bisa menjaga pertumbuhan laba sekaligus tetap rutin membagikan dividen jumbo, bukan tidak mungkin saham ini bakal semakin ramai masuk radar investor institusi maupun retail. Untuk sementara, satu hal yang jelas: di saat banyak saham bergerak liar, TGKA justru tampil kalem tapi tetap kasih “cuan” lewat dividen tebal.

Sumber: keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), IDN Financials, Pasardana, Investing Indonesia, dan Yahoo Finance.

Berita Emiten, IDX:TGKA

Post navigation

Previous Post: MEDC Makin Serius Garap Oman, Setelah 20 Tahun Kini Jadi Andalan Ekspansi Migas
Next Post: Saham PACK Masih Jadi Perhatian Pasar, Baru Dibuka Sudah Langsung Bergerak Naik

Related Posts

Manuver Baru Emiten Pizza Hut di Tengah Dinamika Pasar Saham Berita Emiten
RALS Bagi Dividen Lebih Besar dari Laba, Investor Senang Tapi Mulai Bertanya-Tanya Berita Emiten
Dapat Suntikan Rp 4,9 Triliun, Apakah Saham Krakatau Steel Siap Bangkit? Berita Emiten
BBNI Siap Lunasi Global Bond US$500 Juta, Investor Soroti Strategi Pendanaan Bank Pelat Merah Berita Emiten
Naik Kencang karena Rights Issue, RMKO Masih Uji Keyakinan Investor Berita Emiten
TBIG Cetak Pertumbuhan Laba 2025, Stabil di Tengah Konsolidasi Industri Telekomunikasi Berita Emiten

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Bursa Terkini.

Add as a preferred source on Google
Add as preferred source on Google

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by